Guest Book

powered by Is Banned ???

You Are Here: Home - Indonesia , Liberal - Demi Keyakinan Sesatnya, Irshad Manji Tidak Takut Dibunuh


Sok benar lagak si aktivis lesbi Irshad Manji ini, meski di banyak tempat banyak umat Islam yang menolaknya, namun hal itu di anggapnya sebagai angin lalu saja. Bahkan dengan lagaknya dia mengatakan dia rela mati demi ajaran dan prinsip sesat yang dianutnya tersebut.
Penulis buku sesat berjudul "Allah, Liberty, and Love" ini tidak hanya di Indonesia mendapat penolakan dari banyak pihak khususnya umat Islam, bahkan di Belanda sendiri tepatnya di Amsterdam puluhan orang menyebutnya kafir, sebuah sebutan yang pantas untuk sosok penganut ajaran umat kafir Nabi Luth dan penghina ajaran Islam itu.
Curhat ke situs Tribunnews.com, Irshad Manji mengatakan orang-orang yang menyebutnya kafir di Amsterdam bahkan tidak segan-segan mengatakan untuk mematahkan lehernya dan mengeksekusinya hingga tewas. Wanita kelahiran Uganda itu, juga pernah mendapatkan ancaman pembunuhan dalam bentuk surat, jika terus menyampaikan gagasan yang dimilikinya melalui buku tersebut.
Ia sudah menduga ada gerakan kelompok yang lebih besar untuk menentang pemikiran-pemikirannya. "Bahkan bisa jauh lebih hebat lagi," ucapnya ketika berbincang-bincang dengan tribunnews.com. Namun, Irshad tidak gentar menghadapinya. Ia rela mempertaruhkan nyawanya terkait gagasan, pemikiran dan keyakinannya itu.
"Kenapa mesti takut? Apakah Anda juga ingin membunuh saya sekarang? Silakan coba. Saya sudah berdiskusi dengan pihak penerbit buku saya mengenai kejadian-kejadian tersebut. Kami tidak sedikit pun terpengaruh. Kami tidak akan lari dan akan terus melanjutkan untuk menyampaikan gagasan-gagasan saya ke banyak orang," ucapnya tersenyum.
Pada bagian ini, umat Islam harus tersindir, Irshad Manji yang jelas-jelas menjajakan ajaran sesat dan kufur aja berani mati untuk gagasan-gagasannya, harusnya umat Islam yang meyakini kebenaran Islam harus lebih berani dari Irshad Manji sendiri.
Irshad mengaku salut dengan sikap peserta diskusi bukunya di Salihara. Ketika kericuhan mulai terjadi, polisi sengaja membubarkan acara tersebut demi alasan keamanan. Tetapi, mereka tetap bertahan di tempat itu. Kepada polisi malahan mereka mengatakan untuk melindunginya sesuai aturan di negeri ini.
"Di situ saya merasa diberikan inspirasi. Ada rasa kagum saya kepada peserta. Mereka tidak akan membiarkan adanya kekerasan, paksaan di Indonesia yang dicintai ini. Buat mereka, sudah cukup dengan adanya kekerasan di Indonesia. Saya benar-benar terinspirasi dari momen tersebut," ucapnya.
Apakah yang Anda sampaikan jika berkesempatan untuk bertemu dengan orang-orang yang membenci dan ingin membunuh Anda? "Saya akan bilang, kalau saya mencintai mereka. Allah juga menyayangi mereka, dan kita semua," ucapnya.
Irshad memang tidak menyetujui sikap dan tindakan orang-orang yang menolak gagasan dan kehadirannya dengan cara kekerasan. Namun, ia mengaku sama sekali tidak membencinya. "Ya, Anda memang bisa saja tidak setuju pada sebuah gagasan. Tapi, tanpa mengabaikan nilai-nilai kemanusiaan," tandasnya.
Yah, Irshad Manji boleh ngecap, karena faktanya dia sendiri menolak untuk berdiskusi dengan jurnalis Muslim sewaktu acara di Salihara. (fq/tribun/[khoirunnisa-syahidah.blogspot.com] 
Title: Demi Keyakinan Sesatnya, Irshad Manji Tidak Takut Dibunuh
Posted by:Yulia Nisa
Published :2012-05-16T09:12:00+07:00
Rating: 5
Reviewer: 564953 Reviews
Demi Keyakinan Sesatnya, Irshad Manji Tidak Takut Dibunuh
Tags: Indonesia , Liberal

Artikel Terkait

0 komentar

Leave a Reply

Hak Cipta Hanya Milik Allah SWT, Menyadur dan Menyebarkan isi Website ini Sangat di anjurkan - Web Desain by jawara web | seacrh engine | butik muslim | situs islam | islamic wallpaper | situs berita global