Guest Book

powered by Is Banned ???

You Are Here: Home - Demokrasi , DPR , Indonesia - Inilah Nama 22 Anggota DPR Pelesir Cari Simbol Palang Merah

khoirunnisa-syahidah.blogspot.com - Jakarta –  Rasa malu sepertinya bak barang “langka” bagi para anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR). Betapa tidak, sindiran dan kecaman masyarakat terkait perilaku hedonis anggota DPR yang gemar menghamburkan uang negara (uang rakyat), ternyata tak pernah mempan. Salah satunya adalah kegemaran para wakil rakyat itu berpelesiran ke luar negeri menghamburkan duit negara. Contohnya adalah kasus ini. Adakah logika akal sehat yang bisa membenarkan bahwa ‘hanya’ untuk memilih simbol palang merah yang akan digunakan sebagai logo Palang Merah Indonesia (PMI) dibutuhkan 22 orang anggota DPR berbondong-bondong ke Denmark dan Turki?
22 anggota Badan Legislatif (Baleg) DPR kembali melakukan perjalanan ke luar negeri, kali ini ke Denmark dan Turki. Tujuannya, mencari lambang palang merah yang nantinya akan digunakan oleh Palang Merah Indonesia (PMI).
Baleg DPR merasa perlu mengunjungi kedua negara itu karena di dunia saat ini ada dua lambang palang merah. Yakni, palang merah (red cross) dan bulan sabit merah (red crescent). Denmark merupakan negara asal lambang palang merah dan Turki negara asal bulan sabit merah. Kepergian 22 anggota DPR ke kedua negara itu nantinya diharapkan bisa membawa oleh-oleh lambang mana yang akan digunakan PMI. “Ke sana mereka untuk pemilihan lambang palang merah, karena perdebatan di Baleg tidak selesai-selesai. Ada yang minta lambang bulan sabit merah dan palang merah, makanya kita mengecek ke negara asal lambang tersebut,” ujar Ketua Baleg Ignatius Mulyono, Selasa (5/9/2012).
Adapun anggota Baleg yang ikut dalam studi banding ini berjumlah 20 anggota DPR. Sebanyak 10 anggota Baleg dipimpin oleh Wakil Ketua Baleg Achmad Dimyati Natakusumah (F-PPP) berangkat ke Denmark dan 10 anggota Baleg lainnya dipimpin oleh Wakil Ketua Baleg Anna Mu’awanah (F-PKB) berangkat ke Turki.
Perjalanan yang dikemas dalam studi banding itu dinilai Koordinator Investigasi dan advokasi FITRA Uchok Sky Khadafi, terlalu mengada-ngada dan tidak masuk akal. “Masa mau menentukan lambang palang merah saja, harus berkunjung ke dua negara tersebut,” kata Uchok, di Jakarta, Rabu (5/9/2012).
DPR, kata dia, semestinya bisa menghemat anggaran dan membuang agenda-agenda yang tidak penting. Agenda Baleg ke Denmark dan Turki ini pun dinilai hanya untuk berlibur. “Baleg hanya ingin senang-senang sendiri saja,” tegas Uchok.
Menurutnya, studi banding tersebut menelan biaya Rp1,2 miliar. Secara rinci alokasi anggaran ke Denmark, menurut Uchok menghabiskan alokasi anggaran sebesar Rp666,2 juta untuk 10 anggota DPR.
“Jadi, setiap satu anggota dewan akan menghabiskan anggaran sebesar US$6.917 atau sekitar Rp62,2c juta untuk ongkos pesawat yang duduk di kelas eksekutif, dan satuan biaya harian akan menghabiskan anggaran sebesar US$472 atau sekitar Rp4,2 juta per hari,” paparnya.
Sedangkan anggaran untuk ke negara Turki, menurut Uchok, menghabiskan Rp636,7 juta untuk 10 anggota DPR, tanpa ada staf, ataupun keikutsertaan keluarga mereka.
“Setiap satu anggota dewan akan menghabiskan anggaran sebesar US$6.641 atau sekitar Rp59,8 juta untuk kelas eksekutif, dan untuk satuan biaya harian akan menghabiskan anggaran sebesar US$365 atau sebesar Rp3,2 juta per hari,” jelasnya.
Namun, data yang diperoleh dari Sekretariat Baleg DPR menunjukkan bahwa anggota Baleg yang ikut dalam “plesiran” ke kedua negara di Eropa itu bukan 20 orang, melainkan berjumlah 22 orang, termasuk Ignatius Mulyono.
Berikut daftar peserta anggota Baleg yang ikut “melancong” ke kedua negara itu:

Ke Denmark
1. Dimyati Natakusumah (F-PPP)
2. Ignatius Mulyono (F-P Demokrat)
3. Zulmiar Yanri (F-P Demokrat)
4. Ade Surapriatna (F-P Golkar)
5. Irvansyah (F-PDIP)
6. Hoing Sanny (F-PDIP)
7. Bochori Yusuf (F-PKS)
8. Mardani Ali Sera (F-PKS)
9. Jamaluddin Jafar (F-PAN)
10. M Unais Ali Hisam (F-PKB)
11. Djamal Aziz (F-P Hanura)

Ke Turki
1. Sunardi Ayub (F-P Hanura)
2. Anna Mu’awanah (F-PKB)
3. Hari Wicaksono (F-P Demokrat)
4. Khotibul Umam Wiranu (F-P Demokrat)
5. Didi Irawadi Syamsudin (F-P Demokrat)
6. Nurliah Marlia Mukhtar (F-P Golkar)
7. Tety Kadi Bawono (F-P Golkar)
8. Eddy Mihati (F-PDIP)
9. Aus Hidayat Nur (F-PKS)
10. Rusli Ridwan (F-PAN)
11. Zainut Tauhid (F-PPP)

Anehnya, kalaupun memang diperlukan harus ke Denmark dan Turki, kenapa bukan beberapa orang pejabat yang berkepentingan dari pihak Palang Merah Indonesia (PMI) saja yang berangkat ke kedua negara itu, kemudian hasilnya diajukan ke DPR? Kalau hal itu dilakukan, bukankah akan  banyak sekali anggaran negara yang bisa dihemat di tengah situasi krisis ekonomi ini. [KbrNet/adl/khoirunnisa-syahidah.blogspot.com]
Title: Inilah Nama 22 Anggota DPR Pelesir Cari Simbol Palang Merah
Posted by:Yulia Nisa
Published :2012-09-06T10:21:00+07:00
Rating: 5
Reviewer: 564953 Reviews
Inilah Nama 22 Anggota DPR Pelesir Cari Simbol Palang Merah
Tags: Demokrasi , DPR , Indonesia

Artikel Terkait

0 komentar

Leave a Reply

Hak Cipta Hanya Milik Allah SWT, Menyadur dan Menyebarkan isi Website ini Sangat di anjurkan - Web Desain by jawara web | seacrh engine | butik muslim | situs islam | islamic wallpaper | situs berita global