Guest Book

powered by Is Banned ???

You Are Here: Home - Anti Islam , Internasional - Innocence Of Muslim Belum Reda, Malah Kafir Perancis Lecehkan Nabi


khoirunnisa-syahidah.blogspot.com - PERANCIS – Belum turun “temperature” ummat Islam yang terbakar kemarahan ghiroh Islam akibat video klip “Innocence of Muslim” oleh kafir Amerika, pendeta Terry Jones, kini Perancis bikin ulah lagi menyirami bensin di tenga-tengah kobaran krisis ini.
Sebuah majalah Perancis mingguan, Charlie Hebdo, membuat ulah yang akan menerbitkan Rabu, 19 September  2012, majalah dengan gambar yang melecehkan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam. Redaktur majalah tersebut mengatakan bahwa gambar yang akan dipublikasikan di halaman dalam dan terakhir itu tidak seprovokatif biasanya.
Situs elektronik majalah tersebut mempublikasikan foto sampul edisi terbaru dengan karikatur seorang muslim yang duduk dikursi roda dan orang yahudi ekstrim mendorong kursi tersebut. Karikatur tersebut berjudul “intouchables 2” .
Di halaman dalam majalah tersebut memuat gambar yang melecehkan Rasulullah SAW. Tokoh agama dan politik Perancis menyerukan agar bertanggung jawab terhadap hal tersebut dan berhati-hati pada waktu tertentu. Mengenai berita ini, perdana Menteri Perancis, Jean Marc Areault berkomentar  bahwa dia menolak segala sesuatu yang bersifat bekstrim kaitanya denga karikatur yang dipublikasikan oleh Charlie Hebdo. Amerika Serikat belum selesai urusannya dengan ummat Islam, Perancis malah bikin gara-gara lagi. Wallahul Musta’an.(usmah/islam/khoirunnisa-syahidah.blogspot.com)
Title: Innocence Of Muslim Belum Reda, Malah Kafir Perancis Lecehkan Nabi
Posted by:Yulia Nisa
Published :2012-09-21T13:13:00+07:00
Rating: 5
Reviewer: 564953 Reviews
Innocence Of Muslim Belum Reda, Malah Kafir Perancis Lecehkan Nabi

Artikel Terkait

0 komentar

Leave a Reply

Hak Cipta Hanya Milik Allah SWT, Menyadur dan Menyebarkan isi Website ini Sangat di anjurkan - Web Desain by jawara web | seacrh engine | butik muslim | situs islam | islamic wallpaper | situs berita global