Guest Book

powered by Is Banned ???

You Are Here: Home - Internasional - Agen CIA Yang Menyamar Kagetkan Muslim Denmark

khoirunnisa-syahidah.blogspot.com - Denmark, - Terungkapnya seorang mualaf Denmark yang pada kenyataannya adalah agen rahasia yang menyamar sebagai muslim dalam upaya untuk menjebak pemuda Muslim, mengirimkan gelombang kejutan di minoritas muslim yang cukup besar di Denmark.

"Para polisi dan dinas keamanan ingin kami mempercayai mereka, tetapi mereka mengirim agitator dalam komunitas kami untuk menyesatkan manusia," kata Qadir Baksh, ketua Luton Islamic Center  di Bury Park Road di Inggris, kepada koran Luton Today, Rabu, Oktober 10, sebagaimana dilansir onislam.net.

Seorang mualaf, Morten Storm, telah mengaku bahwa ia adalah seorang agen rahasia untuk layanan intelijen Denmark (PET) dan CIA. Dia mengatakan kepada harian Jyllands-Posten bahwa ia direkrut oleh PET pada tahun 2006 untuk melacak ekstrimis di negara Skandinavia. Dia juga mengatakan bahwa dia membantu CIA melacak tokoh Al-Qaeda di Yaman Anwar Al-Awlaki, yang meninggal dalam serangan pesawat tak berawak tahun lalu.

Morten Storm pindah ke Luton pada tahun 1999, di mana ia mengatakan kepada para pemimpin masyarakat bahwa ia ingin memulai hidup baru. Namun, ia mulai menyebarkan ide-idenya dalam upaya untuk memikat pemuda Muslim ke barisannya. Menurut Baksh, sejumlah orang telah berhasil dia tarik. Tokoh muslim yang juga memiliki kantor di Denmark tersebut mengatakan bahwa Storm telah berusaha keras untuk menyebarkan ide-idenya dalam komunitas Muslim. Baksh mengatakan bahwa perilaku Storm telah menimbulkan kecurigaan di masyarakat.

"Awalnya saya punya kecurigaan tentang dia, tapi saya tidak memiliki bukti yang jelas," kata Baksh.

"Kita tahu CIA yang melakukan operasi penyusupan."

CIA dan FBI biasa menggunakan operasi palsu untuk menjebak apa yang mereka katakan  tersangka "potensi teror". Namun teknik ini memicu kemarahan di kalangan Muslim AS, yang menuduh dua lembaga itu menjebak pemuda Muslim menjadi terlibat dalam terorisme.

Pada tahun 2009, kelompok-kelompok Muslim AS telah mengancam untuk menangguhkan semua kontak dengan FBI atas taktik mengirim informan ke masjid-masjid untuk menjebak jamaah.

"Sebagian besar umat Islam hanya ingin melanjutkan hidup mereka dan mempraktekkan agama mereka dalam damai," tutur Baksh.

Negara Skandinavia kecil ini pernah  memicu kemarahan dunia Islam pada bulan September 2005 ketika Jyllands-Posten menerbitkan 12 kartun yang memparodikan Nabi Muhammad SAW, dan memperlihatkan kekhawatiran Denmark terhadap Islam.

Denmark adalah rumah bagi minoritas Muslim sebesar 200.000, membuat tiga persen dari 5,4 juta penduduk negara itu.  [rah/
khoirunnisa-syahidah.blogspot.com]
ket gambar: Morten Stor
Title: Agen CIA Yang Menyamar Kagetkan Muslim Denmark
Posted by:Yulia Nisa
Published :2012-10-14T14:12:00+07:00
Rating: 5
Reviewer: 564953 Reviews
Agen CIA Yang Menyamar Kagetkan Muslim Denmark

Artikel Terkait

0 komentar

Leave a Reply

Hak Cipta Hanya Milik Allah SWT, Menyadur dan Menyebarkan isi Website ini Sangat di anjurkan - Web Desain by jawara web | seacrh engine | butik muslim | situs islam | islamic wallpaper | situs berita global