Guest Book

powered by Is Banned ???

You Are Here: Home - Internasional - Hari Kebanggaan Muslimah, Untuk Hadapi Aksi Femen

www.syahidah.web.id -DOHA, - Dalam protes terhadap aktivis feminis yang bertelanjang di depan masjid di seluruh Eropa, sekelompok perempuan Muslim telah meluncurkan gerakan online jilbab dan membendung opini negatif mengenai jilbab yang ada di negara barat. 


"Kebanggaan Muslimah berhubungan dengan identitas Muslim dan kesatuan suara kami," ujar Sofia Ahmed, salah satu penggagas gerakan itu dalam Face booknya, sebagaimana dilansir Aljazeera Jumat 5 April.

"Mari tunjukkan kepada dunia bahwa kita menentang Femen dan penggunaan wanita Muslim oleh mereka untuk memperkuat imperialisme Barat."

Menggunakan situs media sosial, beberapa wanita Muslim telah diposting foto-foto dirinya memegang spanduk dengan pesan anti Femen seperti "Ketelanjangan tidak membebaskan saya".

Wanita lainnya memegangi spanduk bertuliskan "Femen tidak bisa mengatakan apa yang saya bisa dan tidak bisa saya dipakai".

Protes online, yang diselenggarakan di bawah judul "Hari Kebanggaan Muslimah", merupakan reaksi atas demonstrasi aktivis Femen dengan bertelanjang dadad di dekat masjid dan kedutaan Tunisia di seluruh Eropa pada hari Kamis untuk mengekspresikan dukungan untuk aktivis Femen Amina Tyler, yang merupakan keturunan Tunisia.

Tyler, seorang aktivis Tunisia, memicu kontroversi besar-besaran di pertengahan Maret dengan memposting foto topless dirinya di Face book, dengan slogan "Persetan dengan Akhlakmu" dan "Tubuhku adalah Milikku, Dan Bukan Sumber Kehormatan Siapapun," yang ditulis di tubuhnya.

Aktivis Femen melakukan aksi "Topless Day Jihad" pada tanggal 4 April kemarin di sejumlah ibukota negara Eropa seperti Berlin, Kiev dan Paris.

Polisi di Kiev menahan dua aktivis muda dengan bertuliskan "Free Amina" di dada mereka, segera setelah mereka tiba di satu-satunya masjid yang terdapat di Kiev, Ukraina. Belasan wanita telanjang juga melakukan demo di depan kedutaan Tunisia di Paris. Mereka menggambar tubuh mereka dengan tulisan "No Islamists" dan "No Sharia". Polisi langsung menghlangi mereka begitu mereka muncul dari stasiun kereta bawah tanah, demikian laporan AFP.

Di Brussels, Belgia, sekelompok kecil perempuan bertelanjang dada berkumpul di depan Masjidil Agung Brussels berteriak "Free Amina", sementara tiga orang aktivis femen lain melakukan aksi serupa di luar konsulat Tunisia di Milan.

"Saya senang dan bersyukur karena memakai jilbab," tulis Noor Firdosi pada halaman Face book gerakan Muslimah Pride Day atau hari Kebanggaan Muslimah.

"Ini adalah tubuh saya dan pilihan saya."

Acara menarik  ini  juga mendapatdukungan dari pria Muslim.

"Saya bangga padamu Perempuan Muslim. Anda dilindungi dan Anda dihormati, "tulis Naseer Ahmad Ban. [har]

[www.syahidah.web.id]
Title: Hari Kebanggaan Muslimah, Untuk Hadapi Aksi Femen
Posted by:Yulia Nisa
Published :2013-04-06T00:30:00+07:00
Rating: 5
Reviewer: 564953 Reviews
Hari Kebanggaan Muslimah, Untuk Hadapi Aksi Femen

Artikel Terkait

0 komentar

Leave a Reply

Hak Cipta Hanya Milik Allah SWT, Menyadur dan Menyebarkan isi Website ini Sangat di anjurkan - Web Desain by jawara web | seacrh engine | butik muslim | situs islam | islamic wallpaper | situs berita global