Guest Book

powered by Is Banned ???

You Are Here: Home - Berita , Liberal - Lagi, Musdah Mulia Kini Ingin Sekolah Islam Dikurangi Agar Tidak Lagi Menghasilkan ‘Teroris’

www.syahidah.web.id - Setelah sebelumnya mengusulkan tentang wacana penghapusan pelajaran agama di sekolah, kini Musdah Mulia, aktifis Jaringan Islam Liberal kembali mengeluarkan gagasan yang kontroversial. Bagaimana tidak, kali ini wanita yang juga merupakan politikus PDIP ini mengajukan usulan agar pendidikan Islam dan sekolah Islam di Indonesia dikurangi agar perkembangan terorisme di Indonesia bisa dibendung.
Menurut Musdah, pendidikan Islam dan sekolah Islam yang berkembang dikhawatirkan akan kembali memunculkan tokoh jihad lainnya seperti Nurdin M. Top.
Musdah juga menyarankan agar sekolah Islam seperti Muhammadiyah atau sekolah pesantren untuk dikurangi dan kalau bisa disamakan dengan sekolah Kristen yang menurutnya masih sangat jarang.
“Mungkin sekolah Islam harus dikurangi. Ini sangat penting agar generasi Indonesia ke depannya semakin baik, jadi tidak berkembang lagi terorisme di negeri ini,” ujar Musdah seperti dilansir sebuah majalah berita.
Musdah Mulia juga berharap agar sekolah Kristen dan Islam akan berdiri sama rata.
Nampaknya tidak juga lelah mereka mencari jalan untuk menghancurkan Islam dengan memasuki setiap celah yang ada. Maka sudah seharusnyalah kita sebagai Muslim juga tidak lelah melindungi agama Islam yang kita cintai ini dari tangan-tangan musuh. [www.syahidah.web.id]
Title: Lagi, Musdah Mulia Kini Ingin Sekolah Islam Dikurangi Agar Tidak Lagi Menghasilkan ‘Teroris’
Posted by:Yulia Nisa
Published :2015-08-30T13:49:00+07:00
Rating: 5
Reviewer: 564953 Reviews
Lagi, Musdah Mulia Kini Ingin Sekolah Islam Dikurangi Agar Tidak Lagi Menghasilkan ‘Teroris’
Tags: Berita , Liberal

Artikel Terkait

0 komentar

Leave a Reply

Hak Cipta Hanya Milik Allah SWT, Menyadur dan Menyebarkan isi Website ini Sangat di anjurkan - Web Desain by jawara web | seacrh engine | butik muslim | situs islam | islamic wallpaper | situs berita global