Guest Book

powered by Is Banned ???

You Are Here: Home - Hizbut Tahrir , Muslimah - Puisi Untuk Para Perempuan

https://scontent-sin1-1.xx.fbcdn.net/hphotos-xft1/v/t1.0-0/p320x320/1513785_378247749011921_8455075658913851882_n.jpg?efg=eyJpIjoiYiJ9&oh=8889f6e41b98eb7aecc24012ee10a138&oe=5637B672www.syahidah.web.id - Konferensi Muslimah Internasional bertajuk Perempuan dan Syari’ah pada 28/03/2015 Muslimah Hizbut Tahrir Indonesia ikut serta mengadakan aksi Kampanye global di berbagai daerah di Indonesia. Acara yang rencananya akan diadakan di 5 negara ini, yaitu Palestina, Tunisia, Turki, United Kingdom, dan Indonesia, mengusung tema ‘Perempuan dan Syari’ah, Memisahkan Realita dari Fiksi”.
Dalam salah satu aksi kampanye tersebut, dibacakan puisi yang begitu menyentuh. Berikut salah satu puisi tersebut:
PEREMPUAN:
MULIA DENGAN SYARIAH
TERHINA TANPA KHILAFAH
Oleh Aisyah Riqqotunnisa Zahra dan Ummu Aisyah
(ANAK PEREMPUAN)
Wahai Ibu
Bolehkah aku bertanya?
Sungguh, aku tak mengerti
Kenapa perempuan sering menangis?
Wahai Ibu
Sungguh, aku tak mengerti
Kenapa teman-temanku pun sering menangis?
Wahai Ibu
Sungguh, aku melihat
Temanku ditemani pembantu
Bahkan ada baby sitter
Boneka dan mainan pun memenuhi isi lemari mereka
Tapi, kenapa teman-temanku masih saja menangis?
Wahai Ibu
Kemanakah Bunda-bunda mereka?
Akan kuceritakan kepada Bunda-bundanya
Sungguh, teman-temanku sangat merindukan Bunda mereka
Seperti aku yang selalu merindukanmu
Seperti aku yang selalu haus kasih sayang dan bimbinganmu
Seperti aku yang ingin bahagia dan ingin hidup bersama denganmu
Wahai Ibu
Aku ingin bertanya
Siapa sebenarnya engkau Ibu?
Siapakah, kami, anak-anakmu di matamu Ibu?
Wahai Ibu
Aku sungguh takut hidup tanpa kasih sayangmu
Aku sungguh takut bila kau tak mendidikku
Aku tak bisa bertemu dengan Sang Pencipta
Aku takut bila kau tak mengarahkanku
Aku tak bisa bertemu rasul tercinta
Aku takut, karena aku kau abaikan
Kau tak selamat dari siksa
Wahai Ibu
Jelaskanlah kepadaku
Apa yang terjadi terhadap kita?
(IBU)
Wahai Anakku Sayang,
Dengarkanlah cerita Ibu
Saat ini
Para Ibu telah menjadi alat baru perbudakan
Para Ibu telah menjadi korban kebiadaban
Digiring untuk tinggalkan kehormatan dan kemuliaan
Lihatlah Anakku,
Para Ibu dituntut berbusana serba minim
Para Ibu dipaksa menjadi objek pengumbar syahwat
Para Ibu berlomba meraup sejumlah rupiah
Karena Bapak pencari nafkah dibuat susah
Keluarga hancur
Generasi broken home
Waktu yang tergadai demi karir
Tangis anak-anak yang kehilangan kasih sayang
Tangis para Bunda yang menahan rindu pada anak-anak mereka
Kehidupan perempuan yang terhina
Itulah yang kau lihat hari ini
Wahai Anakku
Racun sekulerisme menjadikan perempuan lupa arti kebenaran dan kemuliaan
Liberalisme menjadikan para Bunda abai akan kewajiban
Terlena dalam emosi dan gengsi hingga lupa diri
Kian jauh dari syariat juga khilafah
Wahai Anakku
Karena itulah para Bunda sering menangis
Karena itulah teman-temanmu pun masih menangis
Duhai Anakku
Ibu dan Engkau seorang perempuan
Dipandang mulia di sisi syariah
Sama mulia dengan laki-laki bila taat ajaran Ilahi
Tugas kita Duhai Anakku
Ingatkan para Bunda agar tak lupa diri
Kembalikan perempuan kepada fitrah
kembalikan perempuan kepada syariat
Wahai Anakku
Jalankan syariat perempuan kan menjadi mulia
Tanpa khilafah jadi terhina
Ingatlah Wahai Anakku,
Teman-temanmu dan Bunda-bunda mereka kini saling memendam rindu
Air mata mereka masih belumlah kering
Wahai Anakku
Bila kita jalankan syariah dan perjuangkan khilafah
Para Bunda dan teman-temanmu kan bisa kembali tersenyum
Yakinlah Wahai Anakku
Khilafah akan segera kembali menaungi negeri
Perempuan tak kan lagi terhina
perempuan kan kembali mulia
Wahai Anakku Sayang
Ibu di sini selalu bersamamu selalu siap membantumu
Ibu di sini selalu berdoa untukmu
Semoga kau bisa bertemu sang pencipta dan rasul tercinta
Seperti yang kau impikan
Sukabumi, 22 Maret 2015
Title: Puisi Untuk Para Perempuan
Posted by:Yulia Nisa
Published :2015-08-25T12:36:00+07:00
Rating: 5
Reviewer: 564953 Reviews
Puisi Untuk Para Perempuan

Artikel Terkait

0 komentar

Leave a Reply

Hak Cipta Hanya Milik Allah SWT, Menyadur dan Menyebarkan isi Website ini Sangat di anjurkan - Web Desain by jawara web | seacrh engine | butik muslim | situs islam | islamic wallpaper | situs berita global