Guest Book

powered by Is Banned ???

You Are Here: Home - Catatan Hati , Muslimah , Sosok , Tulisanku , Ustadz Suroso - Selamat Jalan Mujahidku Ustadz Suroso

https://scontent-sin1-1.xx.fbcdn.net/hphotos-xpt1/v/t1.0-9/10301507_282576235245740_1550710583468040075_n.jpg?oh=85bc2fd753dd960daa33256f050d46a0&oe=56767A52Selamat Jalan Mujahidku Ust Suroso


*Sabtu, 26 April 2014
Mujahidku..
Tepat pukul 12.00 aku masuk ruang ICU, saat itu matamu sudah mulai terbuka, padahal sejak jum'at kemarin tidak ada kedipan ataupun gerakan untukku Sama sekali.
Seperti biasa setiap aku masuk ruanganmu kuucapkan salam..
*Assalamu'alaikum ya ahlu jannah, ya mujahidku, ya sholih.
Ku cium tanganmu.terasa tubuhmu tercium sangat wangi suamiku.
Langsung saja mata kananmu berkedip, pertanda kau menjawab salamku.
Dan akupun tersenyum..

Tidak henti-hentinya kubisikan lantunan ayat-ayat Alquran dan doa-doa serta motivasi-motivasi di telinga kanan dan kirimu, sambil ku usap airmata yang menetes dipipimu.
Murotal MP3 di atas kepalamu pun masih setia menemanimu, karna aq tidak bisa setiap saat berada disisimu.

Tepat pukul 12.30 seorang perawat masuk dan berkata: 'mbak, mohon suaminya dituntun terus, karna kondisinya semakin kritis'
langsung saja aku tuntun dirimu, syahadat, tahlil dll. Kau masih mengedipkan mata, tanda kau mengikuti apa yg aq ucapkan. Kataku: ikuti ucapanku dlm hatimu sayang. Kaupun berkedip.

Pukul 12.45 bapak masuk ke ruang ICU. Dan aku merasakan leherku merinding kedinginan sepertinya malaikat maut telah siap memisahkan nyawamu dari ragamu.
Tidak henti-hentinya aq dan bapak menuntunmu suamiku.
tanpa air mata yang menetes kubisikan kata-kata terakhirku untukmu :
'yaa mujahidku, sungguh aq ikhlaas dan ridho merawatmu..
Jazakallah khoir untuk semuanya..Kau suami terbaik yang dianugerahkan Allah padaku..
Aku ikhlaas jika kau pergi terlebih dahulu..
Tolong maafkan aq jika selama mendampingimu ada salah dan khilaf baik yang sengaja ataupun yang tidak sengaja..
Selamat jalan mujahid..
Jannah menantimu..'
"ALlah..ALlah..ALlah..Laa ilaaHa illallaah.."
Nyawa terpisah dari raga dengan tenang diwajahmu..
Entah kenapa tidak ada airmata yang menetes sedikitpun dipipiku.
Langsung kucium tanganmu dan kupeluk ragamu serta kubisikan di telinga kananmu:
"Innaa lillaahi wa innaa ilahi rooji'uun..Syahadat..Selamat jalan mujahid,,selamat jalan sholih,,Jannah menantimu sayang.."

'sabar yaa mba..akan kami bersihkan jenazahnya agar bisa segera dibawa pulang'. Kata perawat disebelahku.
Masih tanpa airmata kutinggalkan dirimu diruang ICU. MP3 Murotalpun masih terdengar dengan merdu..

Ku ambil air wudhu dan sholat. Kumerasakan saat itu ALlah ada bersamaku. Ku mengadu pada ALlah dan Kudoakan serta kutitipkan dirimu padaNYA, disaat saat seperti itu aq bisa menangis sejadinya.. Yaa ALlah ini adalah ujian terberatku. Berikanlah aq kesabaran dan ketegaran yang lebih menghadapi ujianmu.

Alhamdulillah masih tanpa airmata, aq sanggup memandikan jenazahmu sayang..

Inilah janji kami sebagai suami istri..
'Jika mas pergi lebih dulu maka kaulah yang memandikan jenazah mas,. Andai engkau yang pergi lebih dulu dari mas, mas yang akan memandikan jenazahmu..'

dengan tenang ku basuh wajahmu sambil berdoa, "Inilah wajah suami yang ku sayang tapi ALlah lebih sayang padamu..wahai suamiku, smg ALlah ampunan dosa dan satukan qt di akhirat nanti.."

saat ku basuh tanganmu aq berkata:
"Tangan inilah yang mencari rezeki yang halal untuk kami, masuk ke mulut kami..smg ALlah beri pahala untukmu wahai suamiku.."
saat membasuh tubuhmu, aku berkata dlm hati:
"Tubuh inilah yang sering memberi pelukan kasih sayang padaku. Semoga ALlah beri pahala yang berlipat ganda untukmu wahai suamiku.."

kemudian saat membasuh kakimu, : Dengan kaki ini mas keluar mencari rezeki utk kami, berjalan dan berdiri sepanjang hari semata mata utk mencari sesuap nasi serta berdakwah dijalan ALlah, tidak mengenal letih dan lelah, sakit maupun hujan. terimakasih suamiku.. Smg ALlah memberi kenikmatan hidup di akhirat dan pahala yang berlipat ganda."

"Jazakallah khoir suamiku.. Karna aq bahagia sepanjang mjd istrimu dan terlalu bahagia.. Dan Jazakallah khoir karna kau telah berhasil mendidikku mjd sosok muslimah yang tegar, sabar dan mandiri..
Dan aq sebagai seorang istri ridho akan kepergianmu karna kasih sayang ALlah kepadamu.."

Selamat jalan suamiku,
Selamat jalan sang Jawara,smg kau tenang bersamaNYA. AAMIIN..

~Khoirunnisa Syahidah~
*Bogor, 11 Juni 2014. Pkl 03.00

Title: Selamat Jalan Mujahidku Ustadz Suroso
Posted by:Yulia Nisa
Published :2015-08-19T12:57:00+07:00
Rating: 5
Reviewer: 564953 Reviews
Selamat Jalan Mujahidku Ustadz Suroso

Artikel Terkait

0 komentar

Leave a Reply

Hak Cipta Hanya Milik Allah SWT, Menyadur dan Menyebarkan isi Website ini Sangat di anjurkan - Web Desain by jawara web | seacrh engine | butik muslim | situs islam | islamic wallpaper | situs berita global