Guest Book

powered by Is Banned ???

You Are Here: Home - Cinta , Kisah , Pernikahan - Kisah cinta dalam diamnya Ali dan Fatimah (Part 1)

oKisah cinta dalam diamnya Ali dan Fatimah (Part 1)
oleh: Agus Ariwibowo

syahidah.web.idCinta dalam diam, mungkin kalimat ini tak asing lagi di telinga kita, ketika hati mulai terpaut dengan seseorang jika mengungkapkan padanya menjadi  awal dari kemaksiatan maka tiada hal lain yang dilakukan ialah mencoba mencintainya dalam diam dan mencintainya dalam untaian doa.
Kisah cinta antara Ali bin abi thalib sahabat rasul yang sekaligus adalah sepupunya ini memiliki kecerdasan sejak beliau sehingga dialah dari kalangan anak muda yang mengakui keesaan Allah dan Muhammad adalah utusan Allah. Ali bin abi thalib juga salah satu sahabat yang istimewa dimata Rasulullah SAW selain beliau tinggal lansung bersama Rasulullah, dia juga seorang pemberani pernah menggantikan posisi tidur Rasulullah disaat hijrah dan juga seorang mujahid perang yang gagah.
Tersebut Fatimah, putri Rasulullah SAW yang taat, penyayang dan sangat peduli pada Rasulullah SAW, selalu ada disamping ayahnya dalam setiap kisah perjuangan sang ayah membumikan nilai-nilai islam di tengah kafir quraisy.
Pada suatu ketika fathimah dilamar oleh seorang laki-laki yang selalu dekat dengan nabi, ia telah mempertaruhkan kehidupannya, harta dan jiwanya untuk Islam, menemani perjuangan Rasulullah SAW sejak awal-awal risalah ini. Dialah abu bakar Ash shiddiq, entah kenapa mendengar berita ini ali terkejut dan tersentak jiwanya, muncul rasa-rasa yang diapun tak mengerti, Ali merasa di uji karena terasa apalah dirinya dibanding dengan Abu Bakr As shiddiq kedudukannya disisi nabi. Dia merasa belum ada apa-apanya bila dibanding dengan Abu bakar ash shiddiq, perjuangannya dalam menyebarkan risalah Islam, entah sudah berapa banyak tokoh-tokoh bangsawan dan saudagar makkah yang masuk Islam karena sentuhan dakwahnya. Sebutlah ‘Utsman, ‘Abdurrahman bin auf, Thalhah, Zubair, Sa’d bin abi Waqqash, Mush’ab. Ini yang tak mungkin dilakukan oleh anak-anak seperti Ali. Tak sedikit juga para budak yang dibebaskan oleh Abu bakr Ashiddiq sebutlah Bilal bin rabbah, khabbab, keluarga yassir, ‘Abdullah ibn mas’ud. Dari sisi finansial Abu Bakr seorang saudagar tentu akan lebih bisa membahagiakan fathimah, sementara Ali?, hanya pemuda miskin dari keluarga miskin.
Melihat dan memperhitungkan hal ini Ali ikhlas dan bahagia jika Fathimah bersama Abu bakr Ashiddiq, meskipun ia tak mampu membohongi rasa-rasa dalam hatinya yang ia sendiri tak mengerti, apakah mungkin itu yang namanya cinta?.
“Cinta tak pernah minta untuk menunggu, Ia hanya mengambil kesempatan dengan segera atau mempersilakan, karena cinta tentang keberanian dan pengorbanan”
Beberapa waktu berlalu Ali menerima kabar yang menumbuhkan kembali harapannya, kabar tentang lamaran Abu bakr yang ditolak oleh Fathimah. Ali kembali mempersiapkan diri, berharap dia masih memiliki kesempatan itu.
Namun ujian bagi Ali belum berakhir, setelah Abu bakr mundur muncullah laki-laki nan gagah perkasa dan pemberani. Seseorang yang dengan masuk Islamnya mengangkat derajat kaum muslimin, seorang laki-laki yang membuat syaithan berlari takut dan musuh-musuh Allah bertekuk lutut. Seorang yang diberi gelar Al-faruq, ya, dialah Umar ibn Al Khaththab. Pemisah antara kebenaran dan kebatilan juga datang melamar fathimah.
Ali pun ridha jika Fathimah menikah dengan Umar, ia bahagia jika fathimah bisa bersama dengan sahabat kedua terbaik Rasulullah setelah Abu bakr ashiddiq yang mana Rasulullah sampai mengatakan “Aku datang bersama Umar dan Abu bakr”.
Namun beberapa saat kemudian Alipun semakin bingung karena ternyata lamaran Umar di tolak. “Mengapa bukan engkau yang mencoba kawan?”, seru sahabat Ansharnya, “Mengapa engkau tak mencoba melamar fathimah?, aku punya firasat, engkaulah yang ditunggu-tunggu Baginda Nabi..”
“Aku?”, tanyanya tak yakin.
“Ya.Engkau wahai saudaraku!”
“Aku hanya pemuda miskin. Apa yang bisa aku andalkan?”
Sahabatnyapun menguatkan “Kami dibelakangmu, kawan!
Akhirnya Ali bin Abi thalibpun memberanikan diri menjumpai Rasulullah untuk menyampaikan maksud hatinya, meminang putri nabi untuk jadi istrinya. Bagaimana kelanjutan dari kisahnya? Simak di kisah cinta ali dan fathimah part 2[www.syahidah.web.id]

Sumber: http://www.elmina-id.com/kisah-cinta-dalam-diamnya-ali-dan-fatimah-part-1/


Kisah cinta dalam diam Ali – Fatimah (Part 2 – End)

Title: Kisah cinta dalam diamnya Ali dan Fatimah (Part 1)
Posted by:Hisyam Ad dien
Published :2015-09-01T15:26:00+07:00
Rating: 5
Reviewer: 564953 Reviews
Kisah cinta dalam diamnya Ali dan Fatimah (Part 1)
Tags: Cinta , Kisah , Pernikahan

Artikel Terkait

0 komentar

Leave a Reply

Hak Cipta Hanya Milik Allah SWT, Menyadur dan Menyebarkan isi Website ini Sangat di anjurkan - Web Desain by jawara web | seacrh engine | butik muslim | situs islam | islamic wallpaper | situs berita global