KH. Ahmad Zaeni: “Syariat Islam harus Ditegakan agar Hilang Kemungkaran”

KH. Ahmad Zaeni (tengah), M. Fathurrahman (jaket hitam) dan Edi Wanto
KH. Ahmad Zaeni (tengah), M. Fathurrahman (jaket hitam) dan Edi Wanto

HTI Press. Bogor. PimpinanPonpes Darul Muhajirin KH Ahmad Zaeni menyatakan bahwa syariat Islam harus segera ditegakkan. “Syariat Islam ditegakkan agar kemungkaran segera hilang dari muka bumi ini khususnya Indonesia,” tegasnya saat berdiskusi dengan tim LKU DPD II HTI Kota Bogor, Ahad (10/6) di kediamannya.
Ia pun menambahkan, siapapun yang memimpin negeri ini akan senantiasa melakukan kemaksiatan kepada Allah, karena menelantarkan hukum Allah dan menjadi antek kafir Barat. “Oleh karena itulah harus ada segolongan umat yang melakukan aktivitas amar ma’ruf nahyi munkar,” imbuhnya.
Ulama yang sudah banyak malang melintang dalam dunia dakwah ini, sangat mendambakan para pemuda seperti Hizbut Tahrir untuk aktif menyeru umat kepada al-haq, terutama dalam perjuangan penegakan syariah dan Khilafah.
Delegasi HTI M. Fathurrahman, Slamet al-Banjari dan Edi Wanto kemudian menjabarkan tentang kondisi umat Islam yang berada dalam keadaan tepuruk dan dijajah asing (kafir) dalam segala aspek kehidupan.
“Solusi hanya satu untuk menyelesaikan permasalahan tersebut, yakni kembali kepada syariat Allah SWT yang diterapkan dalam institusi Khilafah Islamiyah,” jelas Fathurrahman. Delegasi pun menagajak Ahmad Zaini untuk ikut dalam Konferensi Tokoh Umat (KTU) pada Kamis (21/6) di Jakarta. [Fathurrahman/khoirunnisa-syahidah.blogspot.com]