Situasi Kemanusiaan di Homs Makin tak menentu !


khoirunnisa-syahidah.blogspot.com - JENEWA, - Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menjelaskan bahwa sekitar 550.000 orang di wilayah gubernuran Homs, Suriah, memerlukan bantuan kemanusiaan karena situasi terus memburuk.
Mendesaknya pengiriman bantuan kemanusiaan akan diperburuk oleh musim dingin mendekat, kata Tarik Jasarevic, juru bicara WHO kepada wartawan pada konferensi pers di Jenewa, Selasa (11/9).
Telah ada kekurangan parah staf yang berkualitas di rumah sakit daerah dan pusat kesehatan, dan setidaknya setengah dari dokter telah meninggalkan Homs, dan kini tinggal hanya tiga ahli bedah tinggal di gubernuran.
Banyak fasilitas kesehatan yang saat ini dikelola dengan relawan-satunya yang belum menerima pelatihan medis atau kesehatan, kata Jasarevic.
Sementara itu ada rumah sakit terbesar yang telah hancur, hanya menyisakan 6 dari 12 rumah sakit umum berfungsi dengan kapasitas berkurang, ia menambahkan.
Semua Puskesmas menghadapi kesulitan berat dalam memberikan pelayanan dasar kesehatan primer, termasuk pelayanan kesehatan reproduksi dan vaksinasi, kata Jasarevic.
Kerusuhan saat ini juga telah menciptakan tantangan dalam melaksanakan program imunisasi nasional. Pengiriman vaksin semakin rumit karena jalan diblokir dan masalah keamanan.
Akses terhadap air bersih dan sanitasi yang tepat di Homs telah terganggu, yang menyebabkan peningkatan risiko penyakit yang ditularkan melalui air.
Jasarevic mengatakan, WHO akan memberikan bingkisan kesehatan dasar, mendistribusikan paket bingkisan-bingkisan untuk pengujian air ke kota Homs, dan Bulan Sabit Merah Suriah Arab akan memantau kualitas air dan membangun hubungan untuk stok obat-obatan, obat-obatan dan peralatan pemantauan air dalam persiapan untuk penanggulangan wabah.
Menurut Badan Pengungsi Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNHCR), sejumlah orang Suriah melarikan diri dari negara mereka untuk mendapatkan status pengungsi di daerah sekitarnya, atau 253.106 orang pada 10 September.
Di WHO Irak, Yordania dan Libanon terus bekerja sama dengan otoritas kesehatan setempat untuk membantu pengungsi Suriah. (Wrh/Ant/MI/khoirunnisa-syahidah.blogspot.com)