Kapal Perang Canggih Milik TNI AL Ludes Terbakar


khoirunnisa-syahidah.blogspot.com - Banyuwangi –  Kapal cepat rudal (KCR) KRI Klewang 625 milik TNI AL yang baru diluncurkan pada 31 Agustus 2012 lalu dari galangan kapal PT Lundin Industrty Invest, Banyuwangi, ludes terbakar Jumat (28/9/2012) sore. Asap hitam mengepul hingga ketinggian 25 meter. Tidak satu pun barang dari kapal yang kini bersandar di dermaga Pangkalan TNI AL Banyuwangi itu berhasil diselamatkan. KRI Klewang ini baru diresmikan sekitar 1 bulan lalu oleh pejabat AL.
Belum diketahui secara pasti penyebab terbakarnya kapal perang jenis Trimaran milik TNI AL ini. Saat terbakar, sebenarnya masih dalam proses finishing. Puluhan pekerja, hingga kemarin masih ada yang memasang mesin. “Yang di kapal ada sekitar 60 orang pekerja,” cetus salah satu pekerja, seperti dikutip Jawa Pos Radar Banyuwangi.
Sebelum kapal perang senilai Rp 114 miliar ini terbakar, semua lampu yang ada di kapal tiba-tiba padam. Selanjutnya, ada percikan api dari arah mesin yang ada di bagian tengah. “Ada api, kita semua langsung lari,” terangnya.
Pekerja ini menjelaskan, api yang ada dibagian tengah kapal dalam waktu singkat sudah membesar. Angin yang bertiup cukup besar di sekitar Selat Bali, membuat api cepat menjalar hingga membakar bagian lain dari kapal yang berbahan baku composit tersebut.
Pada wartawan koran ini pekerja ini mengaku tidak tahu pasti penyebab terbakarnya api. Hanya saja, api yang telah membakar habis kapal perang ini diduga karena akibat korsleting pada mesin yang sedang diperbaiki. “Saat mesin dihidupkan, lampu langsung padam dan muncul api itu,” ungkapnya.
Saat api sudah mulai membesar, ada sejumlah pekerja yang sempat terjebak oleh api. Mereka ini, akhirnya nekat dengan terjun ke laut dan berenang ke pantai yang berjarak sekitar 75 meter. “Sepertinya ada tiga orang yang melompat ke laut,” sebut Affandy, salah satu warga yang tinggal di sekitar lokasi kejadian.
Affandy mengaku saat kali pertama melihat kapal perang ini terbakar, apinya masih kecil. Tapi dari bagian tengah kapal, dilihat sudah mulai keluar asap hitam cukup tebal. “Api yang ada di kapal itu dalam waktu singkat membesar, karena angin bertiup kencang,” cetusnya.
Kapal cepat rudal (KCR) jenis Trimaran yang diproduksi di Banyuwangi ini diluncurkan dari galangan kapal PT. Lundin Industry Invest di pantai Cacalan, Kelurahan Klatak, Kecamatan Kalipuro, Banyuwangi, pada tanggal 31 Agustus lalu. Kapal yang diberi nama KRI Klewang 625 itu merupakan kapal perang tercanggih yang dimiliki TNI AL.
Sementara itu, pengadaan KRI Klewang menggunakan APBN 2009 yang dilaksanakan Dinas Pengadaan Mabes TNI AL dan dibangun oleh PT. Lundin Industry Invest Banyuwangi. Kontrak pengadaan dilakukan pada tahun 2009, dan pengerjaan konstruksi kapal itu baru dilakukan mulai tahun 2010 lalu.
Saat diluncurkan, KRI Klewang 625 yang bernilai Rp 114 miliar itu baru rampung sekitar 90 persen. Setelah berhasil diluncurkan di Pantai Cacalan, pengerjaan akhir akan dilakukan di dermaga Pangkalan TNI AL (Lanal) Banyuwangi. Saat diluncurkan, peralatan persenjataan modern kapal itu belum dipasang.
Kapal Canggih KRI Klewang-625
KRI Klewang 625 itu merupakan kapal cepat rudal pertama yang dimiliki TNI AL. Kapal ini tergolong canggih karena tidak mudah dikenal dan tidak bisa dideteksi radar lawan. Kapal ini tidak mudah terdeteksi radar karena tidak dibangun menggunakan baja melainkan menggunakan composite dengan kemampuan stealth.
Tidak semua negara memiliki kapal jenis ini. Hingga saat ini baru Amerika Serikat (AS) dan Indonesia yang memiliki kapal yang paling ekonomis di kelasnya itu. AS hanya memiliki empat unit kapal dan Indonesia baru memiliki satu unit saja. Kementerian Pertahanan RI sebenarnya memesan empat unit tapi baru rampung satu unit. Kapal ini akan dilengkapi empat rudal jenis C.705 dengan jarak tempuh sekitar 120 kilometer. Kapal ini memiliki 27 anak buah kapal (ABK). [KbrNet/jpnn/Slm/khoirunnisa-syahidah.blogspot.com]