Inikah Tanda-Tanda Arab Saudi Akan Bangkrut?


http://islampos.com/wp-content/uploads/2012/10/emas-300x168.jpg
syahidah.web.id - ARAB Saudi, negara yang kaya dengan minyak buminya dikabarkan akan mengalami krisis. Saat ini, lebih dari 1.500 toko perhiasan emas di Saudi, dipaksa untuk tutup. Kondisi ini terjadi dalam lima tahun terakhir, akibat kenaikan harga emas dan penurunan permintaan, media Arab melaporkan. Wakil Ketua Dewan Direksi Kamar Dagang dan Industri Mekkah, Zaid Farsi mengatakan bahwa harga emas telah melonjak dari 424 dolar per ons pada tahun 2006 menjadi 1.715 dolar pada tahun 2012, surat kabar Al-Eqtisadiah melaporkan pada hari Selasa (30/10).
Farsi mencatat bahwa kenaikan harga emas tersebut akan menjadi ancaman ekonomi serius bagi para pemodal.
Pada bulan September 2012, Citigroup.Inc yang berbasis di New York memperingatkan bahwa Arab Saudi, eksportir minyak terbesar di dunia, berisiko menjadi importir minyak dalam 20 tahun ke depan.
Ancaman ini akan menjadi kenyataan, mengingat Arab Saudi sangat bergantung pada ekspor minyak yang menyumbang 86 persen dari pendapatan tahunannya. Tercatat Arab Saudi telah memproduksi 11,2 juta barel minyak dan gas alam cair per hari pada tahun 2011. [sm/islampos/pt/www.syahidah.web.id]