Kedatangan Ratusan Warga Rohingya ke Bangladesh Ditolak Aparat


syahidah.web.id - DHAKA, - Aparat perbatasan Bangladesh menolak sekira 160 orang warga Rohingya yang ingin memasuki Bangladesh. Warga Rohingya itu melarikan diri dari Myanmar akibat eskalasi konflik komunal.
Salah seorang aparat perbatasan Bangladesh Mohammad Khalequzzaman mengatakan, para warga Rohingya mencoba untuk menyeberangi perbatasan dan memasuki Desa Ukhia. Mereka pun terpaksa menghalangi para warga Rohingya untuk memasuki wilayah itu.
"Aparat perbatasan memulangkan lebih dari 160 warga Rohingya yang menyeberangi perbatasan sejak 21 Oktober lalu, ketika konflik antara warga Budha dan Muslim terjadi di Arakan," ujar Khalequzzaman, seperti dikutip AFP, Rabu (31/10/2012).
"Kami memulangkannya pada sore hari ini, usai kami memberinya makanan. Mereka dalam kondisi yang sehat, tidak ada yang sakit maupun terluka," imbuhnya.
Tindakan serupa juga dilakukan oleh aparat perbatasan Bangladesh pada Juni lalu, di saat etnis Rohingya dan Arakan mulai mengalami perseteruan. Mereka menolak masuk 16 kapal yang dinaiki warga Rohingya. Kebanyakan dari warga itu adalah perempuan dan anak-anak.
Konflik baru yang terjadi antara Rohingya dan warga etnis Arakan menewaskan 89 orang. Ribuan warga lainnya terpaksa melarikan diri dari rumahnya karena ancaman konflik berdarah itu.(yus/okz/www.syahidah.web.id)