Kriminalitas Dan Penjarahan Merajalela Pasca Badai Sandy Melanda Amerika


syahidah.web.id - BADAI Sandy yang melanda Amerika benar-benar menyisakan kepedihan, sebagaiamana dilaporkan oleh kantor berita AFP Sabtu (03/11/12) di New York, kriminal dan penjarahan barang-barang berharga milik penduduk setempat yang menyelematkan diri. Hal yang pernah terjadi pasca badai Katrina tahun 2005 lalu.
Badai Katrina tujuh tahun lalu di Louisiana mengakibatkan terjadinya tindak kriminal dan penjarahan luas, sementara pihak berwenang disibukkan dengan operasi pencarian dan penyelamatan.
Dan kini, mengatasi keadaan pasca badai Sandy menerpa Departeman Kepolisian New York saat ini mengerahkan personilnya ke seluruh kota, mengantisipasi meluasnya penjarahahn dan kriminalitas.
“Kami mengerahkan sejumlah besar petugas polisi, kami menempatkan tiang-tiang lampu, patroli mobil radio yang difokuskan di wilayah-wilayah yang mengalami pemadaman untuk mengantisipasi penjarahan dan tindak kriminalitas oleh orang-orang tidak bertanggung jawab,” kata departemen kepolisian New York.
Sampai dengan hari ini dilaporkan bahwa jumlah korban tewas meningkat menjadi 95 orang sementara sekitar 4 juta lainnya hidup dalam kegelapan karena masih terputusnya aliran listrik. Dan jumlah korban tewas masih akan terus meningkat, mengingat beberapa orang hingga kini belum ditemukan. Operasi pencarian korban pun terus dilakukan. [nr/islampos/afp/www.syahidah.web.id]