Pesawat Tempur Zionis Israel Hantam Gedung Media


syahidah.web.id - GAZA CITY, - Serangan udara Israel menghantam satu gedung media Gaza City , Minggu (18/11/2012) dan mencederai setidaknya enam wartawan, sementara satu serangan lainnya di Gaza utara menewaskan dua orang, kata sumber-sumber medis Palestina.
"Setidaknya enam wartawan cedera ketika pssawat-pesawat tempur Israel menghantam kantor Televisi Al-Quds di gedung Showa dan Housari di permukiman Rimal Gaza City," kata juru bicara kementerian kesehatan Ashraf al-Qudra.
Para saksi mata mengatakan gedung itu rusak berat, dan para wartawan telah dievakuasi setelah serangan awal, yang disusul dengan setidaknya dua serangan lagi ke lokasi itu.
Mereka yang cedera dibawa ke rumah sakit Shifa kota itu. Seorang wartawan kakinya terluka akibat serangan itu, kata Qudra.
Imad Efranji, direktur kantor TV al Quds mengutuk insiden itu sebagai "satu kejahatan baru terhadap media."
"Media massa telah memaksa Israel menghentikan pembunuhan anak-anak dan warga sipil waktu lalu," katanya kepada AFP, mengacu pada "Operasi Cast Lead" Israel Desember 2008-Januari 2009.
Di Jalur Gaza utara, pesawat-pesawat tempur Israel melancarkan dua serangan terpisah ke rymah-rumah yang menewaskan dua orang dan mencederai 10 orang lainnya, kata Qudra.
"Dua warga tewas dan setidaknya sepuluh orang lainnya cedera akibat dua serangan terpisah terhadap rumah-rumah di Beit Lahiya dan Beit Hanun," katanya.
Di Gaza City, saat angkatan udara menyerang, pasukan angkatan laut Israel melepaskan tembakan, meluncurkan lebih dari 12 peluru ke arah pantai, kata seorang koresponden AFP.
Tidak jelas apakah serangan-serangan itu mencapai sasarannya, sementara juru bicara resmi militer Israel di akun Twitter hanya mengatakan "Dalam beberapa saat lalu, angkatan laut Israel menyerang beberapa lokasi Hamas di Jalur Gaza. [ANT/www.syahidah.web.id]