Perempuan Dengan Implan: Kini Implan Tersebut Pecah Dan Ia Menderita

A breast implant produced by the implant manufacturer Poly Implant Prothese (PIP) companywww.syahidah.web.id - Seorang perempuan asal Adelaide, Australia, sebutlah Michele kini berada dalam dunia rasa sakit. Ia mendapati implan dengan merek terkenal Poly Implant Prothese (PIP) yang ditanam dalam payudaranya telah pecah.
Penderitaannya semakin bertambah-tambah mengingat ia tidak memiliki asuransi kesehatan swasta dan tidak mampu membayar $ 5000 – $ 10.000 untuk mengangkat implant tersebut. Di penghujung Februari ini akhirnya ia terpaksa meminta bantuan dari sebuah rumah sakit dengan prosedur yang melelahkan.
“Saya menunggu dalam ruang emergency selama enam jam sebelum diberitahu untuk datang kembali untuk janji rawat jalan dua hari kemudian,” katanya.
Pada janji itu, dia diberitahu bahwa ia akan dimasukkan dalam daftar tunggu hingga 90 hari.
Penderitaan Yang Kian Hari Kian Menyakitkan
“Saya sangat marah karena tidak ada seorang pun yang memberikan penjelasan kepada saya (tentang kualitas implan itu-red.),” katanya.
“Saya berasumsi bahwa seseorang dengan implan PIP akan diberikan penjelasan lebih lanjut.
Pecahnya begitu parah, silikon telah bocor di luar kapsul implan.
Kekhawatiran atas implan PIP buatan Prancis ini menyebar secara global pada akhir 2011. Saat itu pemerintah Perancis menyarankan kepada perempuan dengan implan merek PIP untuk segera melakukan pengangkatan implan karena adanya peningkatan risiko pecah. Mereka berisi silikon industri, bukan kelas medis.
Michele kini tidak mampu menggapai benda-benda yang tinggi melebihi bahunya, kekuatan lengannya melemah dan ia merasa mati rasa.
Dia sering lelah, mual, dan merasa nyeri ketika hanya melakukan kegiatan sederhana seperti berjalan.
“Saya mengalami nyeri dada ketika saya bernapas,” ujar perempuan yang menanam implannya pada tahun 2008 itu.
“Ya, saya memang memilih untuk menggunakan implan, tapi bukan salah saya jika saya diberi yang rusak dan berakhir dengan masalah medis seperti ini,” tandasnya membela diri.
Ternyata Michele Tak Sendiri
Lebih dari 30.000 wanita Perancis dan mungkin puluhan ribu di seluruh dunia agaknya harus melakukan pengangkatan implan payudara cacat produksi keluaran PIP setelah beberapa kasus kanker yang mencurigakan.
Firma hukum Adelaide Tindall Gask Bentley mitra Tim White, yang memimpinclass action terhadap pemasok implan Australia, mengatakan bahwa perempuan yang datang untuk mencari informasi (berkaitan dengan implan-red.) meningkat setiap pekannya.
Pada hitungan terakhir, lebih dari 1300 wanita telah menghubungi firma hukum tempatnya bekerja.
“Jika wanita tidak yakin (dengan implan yang digunakannya –red.), penting bagi para wanita tersebut menghubungi dokter bedah mereka untuk mengkonfirmasi merek implan yang mereka gunakan sesegera mungkin,” katanya.
Ketua Central Adelaide Local Health Network Robin Murt  telah merujuk Michele pada unit yang biasanya menangani kasus kanker payudara. Disana spesialis akan memutuskan apakah dan kapankah pengangkatan implan dengan pendanaan swasta itu harus dilakukan.
“Tapi kasus ini tidak mengancam jiwa sehingga tidak akan didahulukan atas kasus-kasus yang lebih mendesak,” katanya. Ironis! Na’udzubillahi min dzalik.
Sungguh benar firman Allah dalam Alquran yang mulia;
 “Telah tampak kerusakan di darat dan di laut disebabkan karena perbuatan tangan manusia, supaya Allah menjadikan mereka merasakan sebagian dari (akibat) perbuatan mereka, agar mereka kembali (ke jalan yang benar). Al-Rum 41.
 Dan siapa yang berani berpaling, maka baginya kehidupan yang sempit, di sini dan di akhirat nanti.
“Dan barangsiapa berpaling dari peringatan-Ku, maka baginya penghidupan yang sempit, dan Kami akan menghimpunkannya pada hari Kiamat dalam keadaan buta. Berkatalah ia: “Ya Tuhanku, mengapa Engkau menghimpunkan aku dalam keadaan buta, padahal aku dahulunya adalah seorang yang melihat?” Allah berfirman: Demikian-lah, telah datang kepadamu ayat-ayat Kami, maka kamu melupakannya, dan begitu (pula) pada hari ini kamupun dilupakan.(Thaha: 124-126)
Na’udzubillahi mindzalik. Wallahul musta’an.
 Diolah dari news.com.au
 (esqiel/muslimahzone/www.syahidah.web.id)