Negeri Antah Berantah

negeriwww.syahidah.web.id - DI sebuah neragara, negeri Antah Berantah para petinggi membuat kebijakan baru. Mereka mengumumkan tentang perlunya mengencangkan ikat pinggang. Banyak cara dibuat, berbagai trik dikreasi dan sejumlah aturan dirancang demi efisiensi di negeri tersebut.
Para penggawa menjalankan tugas Negara ke banyak kota, perlu mengganti kendaraan dinasnya dengan kendaraan yang lebih sederhana. Kalau dulu mereka memakai kereta kuda, namun bulan ini mereka harus memakai kuda tanpa kereta, atau kalau mau hemat lagi, mereka bisa menggunakan kereta tanpa kuda. Keretanya ditarik sendiri!
Untuk tidur pun, para penggawa itu jika pada zaman dahulu menginap di losmennya Bu Broto, kini mereka harus tidur di tempat yang jauh dari keramaian. Bahkan tempat tidur mereka gelap dan cukup panas.
Semua peraturan itu diperuntukan bagi para penggawa, punakawan, dan rakyat biasa. Raja dan patih, juga para menteri, semuanya terbebas dari tatacara itu. Semua rakyat harus mengencangkan ikat pinggang mereka, sedangkan para petinggi Negara dengan leluasa membiarkan sabuk mereka tetap longgar.
Sungguh memprihatinkan negeri ini. Kita hanya perlu menunggu teguran Allah,
“Sungguh besar murka Allah jika kamu berkata, tetapi kamu tidak melakukannya!”
Astagfirullah al-adzim… []

[islampos/www.syahidah.web.id]